Prolog
Dahulu kala, hiduplah sebuah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, anak laki-laki dan anak perempuan.
Sang ayah sangat menyayangi anak laki-laki.
Apapun akan diberikan untuk membahagiakan anak laki-lakinya.
Anak perempuan sedih, merasa ayahnya selalu memanjakan anak laki-laki.
Anak perempuan mulai mencuri uang ayahnya untuk menyenangkan hatinya sendiri.
Setelah beberapa lama, sang ayah mulai menyadarinya.
Sang ayah sangat marah, anak perempuan dimaki dan dipukul sampai menangis.
Sang ayah yang kecewa tidak mau lagi berbicara dengan anak perempuan.
Anak perempuan pun menyesal, ia berjanji dalam hati tidak akan mengulanginya lagi.
Meski sang ayah tidak peduli lagi dengan anak perempuan, anak perempuan tetap baik.
Anak perempuan kini hidup mandiri, berbeda dengan anak laki-laki yang masih selalu meminta pada sang ayah.
Anak perempuan selalu memberi, setiap kali sang ayah sakit, anak perempuan selalu yang pertama membantu.
Namun sang ayah tetap tidak peduli.
Sang ayah tetap merasa memiliki anak yang gagal.
Meski sedih, anak perempuan tidak kecewa dengan perkataan sang ayah.
Apa yang membuat anak perempuan tetap baik? Sang Ibu.
Komentar
Posting Komentar